Rabu, April 22, 2009

Tempatku

bila ini bukan tempat bagi air mataku untuk dimengerti
lantas, dimana lagi aku harus menangis.

bila ini bukan tempat bagi jiwa saya untuk mendapat sayap
lantas, kemana lagi aku terbang.

bila ini bukan tempat aku mencari jawaban atas pertanyaan
lantas, kemana lagi aku harus mencarinya.

bila ini bukan tempat bagi perasaan saya untuk didengar
lantas, kemana lagi aku harus menjadi diriku?

bila ini bukan tempat bagiku untuk mencoba belajar dan dewasa
lantas, bisakah aku hanya menjadi diriku sendiri?

bila ini bukan tempat untuk bagi air mata untuk dimengerti
lantas, dimana lagi aku menagis?

puisi ini karya William J.Crockett, seorang anak autis yang menyuarakan keinginannya bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi anak, untuk belajar segala sesuatu. untuk menemukan dirinya sendiri. untuk bergaul. tapi belakangan justru semakin banyak sekolah yang tidak menjalankan fungsi yang sebenarnya, malah membuat seseorang merasa terkucilkan.
sekolah bukan lagi tempat yang menyenangkan untuk didatangi, tempat yang memberikan kenyamanan untuk belajar dan berinteraksi.
padahal, ketika membaca laskar pelangi, betapa menyenangkannya sekolah bagi mereka, meskipun kondisi dan fasilitasnya tidak seberapa.
seandainya, semua sekolah di negeri tercinta ini memiliki guru seperti bu mus, dan didukung dengan semangat anak-anaknya untuk mengejar ilmu setinggginya, betapa menyenangkannya...

(akhirnya...)

Tidak ada komentar: